Hyundai Ioniq 5 Manfaatkan Tenaga Matahari buat Isi Baterai

Hyundai Motor Company meluncurkan mobil listrik baru ialah Ioniq 5. Mobil tersebut tidak semacam Ioniq dikala ini yang pula dijual di Indonesia, karena dilihat dari wujud jelas berbeda.

Ioniq 5 muncul dengan desain menyamai mobil hatchback, tetapi lebih mengusung sisi futuristik pada tampilannya. Perihal ini dapat dilihat pada sisi bidang luar sampai bagian kabin. Apalagi beberapa komponen, dikatakan memakai bahan- bahan daur ulang Berita dan Informasi Tekno dan Gadget .

” Ioniq 5 bisa memperkenalkan style hidup serta secara proaktif mencermati apa yang jadi kebutuhan pelanggan sepanjang ekspedisi mereka,” ucap Thomas Schemera, Executive Vice President and Global Chief Marketing Officer Hyundai Motor Company, dalam penjelasan tertulisnya, Rabu( 24/ 2).

Bagi Hyundai bukan hanya sebab mobil tidak menghasilkan emisi gas buang dikala dioperasikan. Mobil pada bagian bidang dalamnya semacam sofa, headliner, door trim, lantai serta sandaran tangan, terbuat memakai material daur ulang.

Bahan daur ulang yang digunakan antara lain botol PET daur ulang, serat serta benang wol natural, kulit olahan ramah area dengan bahan natural, sampai cat diklaim memakai ekstrak tanaman.

Menariknya lagi mobil ini pula pula dilengkapi solar roof yang menunjang sumber tenaga listrik kendaraan diperoleh dari tenaga surya ataupun matahari. Perlengkapan tersebut bisa mengumpulkan tenaga serta mengalirkannya ke baterai.

Perihal tersebut bisa tingkatkan efisiensi tenaga serta energi listrik yang digunakan sehingga sekalian membagikan jarak bonus kala berkendara.

Bagi Hyundai mobil dibentuk di atas platform Electric- Global Modular Platform( E- GMP) yang memanglah dikhususkan bakal pembuatan mobil listrik Hyundai di masa mendatang.

Mobil dengan dimensi panjang 4. 635 milimeter, lebar 1. 890 milimeter, besar 1. 605 milimeter dan wheelbase 3. 000 milimeter ini dilengkapi bermacam opsi opsi penggerak.

Misalnya opsi all- wheel drive( AWD) yang dikawinkan dengan baterai 72, 6 kWh. Motor bisa menciptakan output energi gabungan 225- kWh serta torsi 605 Nm. Klaim Hyundai dari 0 kilometer per jam sampai 100 kilometer per jam memerlukan waktu 5, 2 detik.

Sebaliknya dikala opsi AWD dipasangkan dengan baterai 58- kWh, mobil bisa melaju dari 0 kilometer per jam sampai 100 kilometer per jam dalam 6, 1 detik.

Setelah itu opsi single- motor layout dengan penggerak motor balik menawarkan torsi 350 Nm. Dikala dipasangkan dengan baterai 72, 6 kWh, konfigurasi ini sanggup berakselerasi dari 0 kilometer/ jam sampai 100 kilometer/ jam dalam 7, 4 detik. Kemudian dengan baterai 58- kWh, sanggup bergerak dalam 8, 5 detik buat 0 ke 100 kilometer per jam.

Baca Juga : Menyewa Video Game Online

Tidak hanya itu, Hyundai mengklaim Ioniq 5 bisa menderek trailer dengan kapasitas sampai 1. 600 kilogram.

Hyundai mengatakan menyusul peluncuran Ioniq 5, merk Korea Selatan ini hendak memperluas jajaran mobil listrik dengan sedan listrik ialah Ioniq 6 serta SUV besar listrik Ioniq 7.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *